Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2025

DARI PENJARA ke PUNCAK KUASA: Rahasia Ketabahan Anwar Ibrahim, PM Malaysia yang Bangkit di Usia Senja

       Dalam era ketika banyak orang memandang usia lanjut sebagai masa untuk menarik diri dari dunia sosial dan produktivitas, hadir sosok yang membalikkan persepsi itu: Anwar Ibrahim . Perjalanan hidupnya bukan sekadar kisah politik, melainkan kronik keteguhan , ketabahan moral , dan kemenangan setelah puluhan tahun ujian berat . Diangkat sebagai Perdana Menteri Malaysia pada usia 75 tahun , Anwar Ibrahim menjadi simbol bahwa lansia bukan beban — lansia adalah kekuatan bangsa . Kisahnya memberikan pesan penting bagi para lansia: Bahwa hidup tetap bermakna meski usia terus bertambah, pengalaman adalah aset, bukan penghalang, cobaan panjang bukan akhir, melainkan awal dari kebangkitan. Anwar-Ibrahim-diangkat-PM-Malaysia-pada-usia-75-tahun. (Sumber: image-ai) 1. Masa Muda Anwar Ibrahim: Pemikir yang Berani dan Visioner Untuk memahami kekuatan seorang lansia hebat, kita harus kembali ke masa mudanya. Anwar muda adalah aktivis dan intelektual yang memiliki keberanian ...

Di Mana Para Guru Bangsa Hari Ini? Pelajaran Moral Buya Syafii Maarif yang Wajib Diterapkan Pemimpin Masa Kini

Awal Kehidupan & Masa Pendidikan Buya Syafii Maarif lahir pada 31 Mei 1935 di Sumpur Kudus, Sumatra Barat . Ia dibesarkan dalam keluarga sederhana, namun kaya nilai agama dan budaya Minang. Masa kecilnya tak mudah — yatim sejak usia muda — namun itulah yang menempanya menjadi pribadi penuh kesadaran, disiplin, dan rendah hati. Pendidikan Buya: Mu’allimin Muhammadiyah, Yogyakarta Ohio University, Amerika Serikat University of Chicago (S3) — di bawah bimbingan pemikir besar Fazlur Rahman Di sanalah ia memperdalam pemikiran Islam yang moderat dan inklusif. Buya-Syafii-Maarif-guru-bangsa-yang-wajib-diterapkan-pelajaran-moralnya. (Sumber:foto-wikipedia) Karier Akademik & Peran Muhammadiyah Sekembali ke Indonesia, Buya mengajar di berbagai kampus dan menjadi intelektual publik. Puncaknya, ia menjabat Ketua Umum PP Muhammadiyah (1998–2005) , memimpin organisasi besar di masa transisi politik pasca-Reformasi. Fokus perjuangannya: Reformasi pemikiran Islam Pend...

Rahasia Usia Emas Emil Salim! Tetap Produktif di Usia 95 Tahun: Apa Resep 'Bapak Lingkungan Hidup' Indonesia?

  Masa Kecil & Pendidikan Prof. Emil Salim lahir pada 8 Juni 1930 di Lahat, Sumatra Selatan. Sejak kecil, ia tumbuh dalam keluarga yang menjunjung pendidikan. Ayahnya seorang dokter—membentuk karakter disiplin, empati, dan semangat belajar. Setelah sekolah di Indonesia, Emil Salim melanjutkan pendidikan ekonomi ke: Universitas Indonesia (UI) UC Berkeley, Amerika Serikat (hingga meraih PhD ekonomi) Ia adalah salah satu ekonom Indonesia pertama dengan pendidikan Barat yang kuat, menjadi fondasi pemikirannya yang visioner. Presiden-Prabowo-dan Prof.Emil-Salim-dua-lansia-yang-sedang-bertukar-pikiran. ( Sumber: foto-Antara) Akademisi & Penggerak Kebijakan Sekembalinya ke Indonesia, Emil Salim mengajar di Fakultas Ekonomi UI dan ikut menyusun fondasi ekonomi Indonesia pasca-kemerdekaan. Peran awalnya: Pengajar & Guru Besar Ekonomi UI Anggota tim ekonomi Soeharto (mahasiswa “Berkeley Mafia”) Perumus kebijakan pembangunan nasional Ia dikenal tenang,...

Followers